Untuk menciptakan sistem pemerintahan yang baik dan mememberikan dampak yang positif bagi seluruh lapisan masyarakat, Himpunan mahasiswa Administrasi Publik Umsida mengelar seminar regional betajuk Implementasi Prinsip Good Governance Dalam Pemerintahan Lokal. Dalam seminar tersebut, turut mengundang Kaprodi administrasi publik Universitas Hang Tuah Surabaya M husni tamrin S A P M KP , Dinas perkebunan Provinsi Jawa Timur Dini purnawansyah, S A P, Kaprodi Ilmu Administrasi Publik Lailul Mursyidah M AP Dan ketua alumni program studi Administrasi Publik Umsida Hendra Sukmana M KP. Acara tersebut dihadiri oleh 300 peserta yang berasal Umsida dan peserta umum dari luar Kabupaten Sidoarjo.


Dalam menyampaikan materi, M husni tamrin S A P M KP menerangkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang sedang berjuang dan mendambakan terciptanya good governance. Namun, keadaan saat ini menunjukkan bahwa hal tersebut masih sangat jauh dari harapan.

“Kepentingan politik, KKN, peradilan yang tidak adil, bekerja di luar kewenangan, dan kurangnya integritas dan transparansi adalah beberapa masalah yang membuat pemerintahan yang baik masih belum bisa tercapai. “ ujar Kaprodi administrasi publik Universitas Hang Tuah Surabaya.

Dini purnawansyah, S A P menambahkan, untuk mencapai good governance dalam tata pemerintahan di Indonesia mengungkapkan prinsip-prinsip good governance hendaknya ditegakkan dalam berbagai institusi penting pemerintahan.
“Dengan melaksanakan prinsip-prinsip good governance maka tiga pilarnya yaitu pemerintah, swasta, dan masyarakat sipil hendaknya saling menjaga, saling support dan berpatisipasi aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan yang sedang dilakukan.” kata Dinas perkebunan Provinsi Jawa Timur

Sebagai mahasiswa, Eri Mega Selvia mempunyai harapan tersendiri terkait sistem pemerintahan yang baik.
“Kita sebagai mahasiswa berharap pelaksanaan seminar selain menambah pengetahuan, membuat kita bisa lebih tahu & paham bagaimana pemerintah yg baik terutama didaerah. Dimana menyadarkan kita bagaimana pemerintah yang baik itu dari daya saing menjadi daya jaring (network).” pungkas mahasiswi administrasi publik semester 7. (Eva/Rizky)

Type your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *